Sekretariat Jenderal DPR RI mengingatkan publik akan pentingnya momentum Sidang Tahunan yang akan berlangsung pada 14 Agustus 2026 mendatang. Berbeda dari sidang biasa, dalam satu hari tersebut Presiden akan menyampaikan Pidato Kenegaraan, Laporan Kinerja Lembaga Negara, hingga Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun 2027 yang menjadi awal pembahasan anggaran negara untuk tahun berikutnya.
Rangkaian sidang kenegaraan yang hanya digelar setahun sekali ini akan berlangsung di Gedung Nusantara, Kompleks MPR/DPR/DPD RI, dengan agenda terbagi dalam dua sesi.
Pada pagi hari, pukul 08.30 WIB, agenda dimulai dengan Sidang Tahunan MPR RI, dilanjutkan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI. Dalam sesi ini, Presiden akan menyampaikan Laporan Kinerja Lembaga Negara sekaligus Pidato Kenegaraan menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Memasuki siang hari, pukul 14.30 WIB, agenda berlanjut dengan Rapat Paripurna DPR RI. Pada sesi inilah Presiden akan menyerahkan RUU APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan kepada DPR RI, sebagai titik awal pembahasan anggaran negara untuk tahun mendatang.
DPR RI menegaskan pentingnya momentum ini bagi masyarakat luas, mengingat APBN menentukan banyak hal yang berdampak langsung pada kehidupan rakyat, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ketahanan pangan, hingga penciptaan lapangan kerja.
Sebagai catatan menarik, dalam satu hari penyelenggaraan sidang tahunan ini, Presiden akan menyampaikan tiga hal sekaligus: Pidato Kenegaraan, Laporan Kinerja Lembaga Negara, dan penyampaian RUU APBN 2027 — seluruhnya dilaksanakan di Gedung Nusantara, Kompleks MPR/DPR/DPD RI.
DPR RI mengajak seluruh masyarakat untuk turut mencermati jalannya sidang, dengan menegaskan bahwa demokrasi bukan sekadar soal memilih, tetapi juga soal mengetahui, mengawasi, dan memahami bagaimana arah pembangunan Indonesia ditentukan. Masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian sidang melalui kanal resmi DPR RI di berbagai platform media sosial.







