GARUT — Jajaran pengurus Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Garut melaksanakan silaturahim bersama Bupati Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU, di Pendopo Garut, Minggu, 13 September 2026.
Silaturahim dipimpin Ketua DPC PKB Kabupaten Garut, H. Subhan Fahmi, dan diikuti jajaran pengurus DPC, Fraksi PKB DPRD Kabupaten Garut, badan otonom, serta perwakilan perempuan dan kader partai.
Pertemuan tersebut membahas penguatan komunikasi dan sinergi antara PKB dengan Pemerintah Kabupaten Garut dalam mengawal pembangunan, memperbaiki pelayanan publik, serta menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Ketua DPC PKB Kabupaten Garut, H. Subhan Fahmi, mengatakan bahwa PKB siap menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Garut dengan tetap menjalankan fungsi kritis dan pengawasan secara objektif.
“PKB siap mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak kepada masyarakat. Pada saat yang sama, kami juga memiliki kewajiban untuk menyampaikan aspirasi, memberikan masukan, dan melakukan pengawasan,” kata Subhan.
Menurutnya, hubungan antara pemerintah daerah dan partai politik harus dibangun melalui komunikasi yang terbuka. Komunikasi diperlukan untuk mencegah kesalahpahaman sekaligus mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, DPC PKB Garut turut menyampaikan pandangan mengenai dinamika pembahasan Panitia Khusus DPRD terkait Perumda Air Minum Tirta Intan Garut.
PKB berharap proses pembahasan dilakukan secara objektif, transparan, dan berorientasi pada perbaikan pelayanan masyarakat. Pembahasan tidak boleh menjadi ruang pertarungan politik maupun diarahkan untuk menyerang individu atau kelompok tertentu.
“Tujuan utamanya harus jelas, yaitu memperbaiki tata kelola perusahaan daerah dan memastikan masyarakat memperoleh pelayanan air bersih yang lebih baik,” ujar Subhan.
Selain membahas persoalan pemerintahan, pengurus DPC PKB menyampaikan berbagai kegiatan sosial yang telah dilaksanakan oleh kader dan badan otonom partai.
Perempuan Bangsa Kabupaten Garut, misalnya, telah menjalankan kegiatan bank makanan, pembagian makanan dalam program Jumat Berkah, serta pendampingan sejumlah persoalan sosial di masyarakat.
Perempuan Bangsa juga menyatakan siap bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Garut dalam menangani isu perkawinan anak, perundungan, kesehatan masyarakat, pemberdayaan ekonomi perempuan, penguatan posyandu, dan penurunan angka stunting.
Program pemberdayaan perempuan dinilai penting karena perempuan memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan keluarga, meningkatkan perekonomian rumah tangga, dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
DPC PKB Garut juga mendorong seluruh badan otonom dan struktur partai untuk tidak hanya aktif dalam kegiatan politik, tetapi turut hadir memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Bupati Garut menyambut baik silaturahim dan berbagai gagasan yang disampaikan jajaran DPC PKB. Pertemuan tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, DPRD, partai politik, serta berbagai unsur masyarakat.
Subhan menegaskan, PKB Garut akan terus mengawal pemerintahan secara kritis dan konstruktif sekaligus mendukung program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Silaturahim ini menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi yang semakin baik. PKB Garut ingin hadir sebagai kekuatan politik yang mengawal pemerintahan sekaligus memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat,” pungkasnya.







