GARUT – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang digelar oleh Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hj. Imas Aan Ubudiah, S.Pd.I., mendapat dukungan dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya menyemarakkan Hari Santri sekaligus membuka perhatian terhadap pentingnya kesiapan generasi pesantren menghadapi perkembangan teknologi digital.
Sosok yang akrab disapa Teh Imas tersebut menjadikan momentum Hari Santri sebagai kesempatan untuk mengangkat potensi besar santri dalam menghadapi perubahan zaman. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan informasi, santri diharapkan mampu mengambil peran aktif sebagai generasi yang tidak hanya kuat dalam nilai keagamaan, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi dengan kemajuan digital.
Dukungan PT Telkom Indonesia sebagai salah satu sponsor kegiatan memberikan warna tersendiri dalam penyelenggaraan Hari Santri Nasional 2026. Sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di bidang teknologi informasi dan komunikasi, Telkom memiliki peran strategis dalam pengembangan ekosistem digital di Indonesia.
Keterlibatan Telkom dalam momentum Hari Santri tersebut juga menjadi pengingat bahwa transformasi digital perlu menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk lembaga pendidikan berbasis pesantren.
Pesantren memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari ekosistem digital nasional. Dengan jumlah santri dan jaringan pendidikan yang tersebar di berbagai daerah, penguatan literasi digital dapat membuka peluang baru dalam pengembangan pendidikan, ekonomi kreatif, hingga kewirausahaan berbasis teknologi.
Teh Imas memandang bahwa perkembangan zaman harus menjadi peluang bagi generasi pesantren untuk terus meningkatkan kemampuan dan memperluas kontribusi di tengah masyarakat.
Santri masa kini tidak hanya dituntut memahami ilmu agama, tetapi juga perlu memiliki wawasan luas, keterampilan komunikasi, serta kecakapan memanfaatkan teknologi secara produktif dan bertanggung jawab.
Dalam konteks tersebut, peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk mempertemukan semangat menjaga tradisi pesantren dengan kebutuhan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi modern.
Sebagai Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Barat XI yang meliputi Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Tasikmalaya, Teh Imas memberikan perhatian terhadap pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda di lingkungan pesantren.
Peran pesantren sebagai pusat pendidikan dan pembentukan karakter dinilai perlu terus diperkuat agar mampu menghasilkan generasi yang berakhlak, kreatif, inovatif, dan memiliki daya saing.
Dukungan PT Telkom dalam penyelenggaraan Hari Santri Nasional 2026 diharapkan menjadi awal bagi semakin luasnya kolaborasi antara dunia teknologi, lembaga pendidikan, dan masyarakat pesantren.
Kolaborasi semacam ini berpotensi mendorong penguatan literasi digital, memperluas akses terhadap informasi dan pengetahuan, serta membuka kesempatan bagi para santri untuk mengembangkan kreativitas melalui pemanfaatan teknologi.
Lebih jauh, keterampilan digital juga dapat mendukung tumbuhnya wirausaha muda dari kalangan santri yang mampu memanfaatkan platform digital untuk memperkenalkan produk dan mengembangkan usaha.
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa membutuhkan generasi yang mampu memadukan nilai moral, kekuatan intelektual, serta penguasaan teknologi.
Melalui kegiatan yang mendapat dukungan PT Telkom Indonesia ini, Teh Imas berharap semangat Hari Santri terus menjadi inspirasi bagi generasi pesantren untuk belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Dengan tetap berpegang pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, santri diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam perjalanan transformasi digital Indonesia menuju masa depan yang lebih maju dan inklusif.







