Tukin TNI Naik Pertama Kali Sejak 2018, PKB: Kesejahteraan Harus Sejalan dengan Profesionalisme

JAKARTA – Tunjangan Kinerja (Tukin) prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) resmi mengalami penyesuaian untuk pertama kalinya sejak tahun 2018. Kebijakan yang dinantikan selama delapan tahun ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat fokus prajurit dalam menjalankan tugas negara.

PKB melalui akun resmi @dpp_pkb menyambut baik kebijakan tersebut. Kenaikan tukin ini dinilai sebagai bentuk perhatian negara terhadap kesejahteraan prajurit yang selama ini menjalankan tugas berat menjaga kedaulatan dan keamanan bangsa.

“Setelah delapan tahun, tukin TNI akhirnya disesuaikan. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan dan fokus prajurit dalam menjalankan tugas negara,” demikian keterangan resmi PKB.

Meski menyambut positif kenaikan tukin, PKB menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan prajurit harus sejalan dengan penguatan profesionalisme, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap hukum, guna menjaga kepercayaan publik kepada institusi TNI.

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, H. Oleh Soleh, SH., turut menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesejahteraan dan profesionalisme prajurit.

“Jangan sampai setelah kesejahteraan meningkat masih ada oknum prajurit yang melakukan pelanggaran berat atau tindakan kekerasan. Kepercayaan masyarakat kepada TNI harus terus dijaga melalui sikap profesional dan taat hukum,” tegas Oleh Soleh.

PKB berharap kenaikan tukin ini menjadi momentum bagi seluruh prajurit TNI untuk semakin meningkatkan kinerja, disiplin, dan profesionalisme, sehingga kesejahteraan yang diberikan negara benar-benar berbanding lurus dengan kualitas pengabdian kepada bangsa.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *