Aspirasi Warga Didengar, Jalan Banjarwangi-Singajaya-Peundeuy Segera Ditambal Sementara Menunggu IJD

GARUT – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima audiensi Gerakan Masyarakat Banjarwangi Singajaya Peundeuy (Gema BSP) di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (20/8/2026). Pertemuan yang berlangsung hangat dan alot ini membuahkan kesepakatan bersama antara Pemkab Garut dan DPRD untuk mempercepat penanganan ruas jalan di kawasan Banjarwangi, Singajaya, hingga Peundeuy.

Bupati mengungkapkan bahwa dalam diskusi tersebut, warga menyampaikan langsung harapan mereka agar perbaikan jalan segera dilakukan, tanpa harus menunggu proses yang terlalu lama.

“Tadi kita diskusi, dan diskusi sangat hangat, alot dan juga masing-masing bercerita tentang harapannya, dan ujungnya kami bersepakat bahwa untuk sementara untuk jangka pendek kita akan bantu selesaikan supaya jalan lebih layak untuk dilewati. Jadi tidak bisa berpotensi menyebabkan kecelakaan dan lain-lain,” ucap Bupati Garut.

Sebagai langkah jangka pendek, Pemkab Garut akan segera melakukan penambalan pada sejumlah titik jalan yang masih rusak. Di sisi lain, pemerintah daerah juga terus mendorong realisasi program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) sepanjang 6,5 kilometer untuk penanganan jangka panjang.

Menariknya, Bupati mengungkap adanya pergeseran pendekatan dalam penanganan jalan ini. Semula pemerintah daerah menginginkan standar jalan berkualitas nasional, namun aspirasi warga justru menghendaki perbaikan segera dilakukan meski dengan standar yang lebih sederhana, asalkan layak dan aman dilintasi.

“Tetapi dulu kami beranggapan bahwa kami ingin jalan yang berkualitas nasional, tapi dari aspirasi masyarakat kelihatannya pengen segera diperbaiki dengan kondisi yang tidak usah jalan yang sangat bagus pokoknya layak saja,” lanjutnya.

Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkab Garut telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,5 miliar pada 2026, dengan komitmen menuntaskan seluruh jalur hingga Peundeuy pada 2027. Bupati menambahkan, penganggaran dan penetapan jalur secara rinci akan difinalisasi pada penetapan anggaran bulan Oktober mendatang.

Dukungan turut datang dari unsur legislatif. Anggota DPRD Kabupaten Garut, Agus Muhammad Sutarman, menegaskan komitmen jajaran legislatif bersama Badan Anggaran (Banggar) untuk mengawal proses pengerjaan jalan tersebut sepanjang Januari hingga November 2027.

“Jadi gini, tadi kan kita tidak bicara dan sudah kesepakatan, sudah dibilang oleh Pak Bupati bahwa yang penting layak. Kita tidak ideal kayak dari pusat, dengan yang tidak begitu ideal, bukan arti yang tidak ideal tapi yang penting mulus bagus itu akan tertutupi insha Allah akan tertutupi,” ujarnya.

Ia menegaskan, DPRD bersama dinas terkait akan terus memantau langsung perkembangan di lapangan agar pengerjaan berjalan lancar dan sesuai target yang telah disepakati bersama.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *