Asrama Santri Terdampak Bencana, PKB Minta Pembangunan Rusunawa Pesantren di Aceh Diperbanyak

JAKARTA — Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Irmawan, mendesak pemerintah memprioritaskan pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) bagi pondok pesantren di Aceh yang terdampak bencana alam. Langkah ini dinilai mendesak mengingat banyak asrama santri di wilayah tersebut mengalami kerusakan berat, bahkan hancur total, pascabencana beberapa waktu lalu.

“Banyak pondok pesantren di Aceh yang sebelumnya sudah memiliki atau sedang membangun Rusunawa, tetapi kemudian terdampak bencana dan mengalami kerusakan, bahkan ada yang hancur,” ujar Irmawan dalam Rapat Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Irmawan meminta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman mempertimbangkan tingkat kebutuhan riil di daerah dalam menentukan alokasi anggaran pembangunan Rusunawa. Menurutnya, Aceh harus menjadi salah satu prioritas utama karena masih mengalami ketimpangan fasilitas hunian santri yang cukup tinggi dibandingkan daerah lain.

“Banyak pondok pesantren yang kondisinya masih sangat memprihatinkan karena belum memiliki bangunan asrama yang memenuhi standar. Padahal, sarana hunian yang layak sangat penting untuk mendukung proses pendidikan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Irmawan mendesak agar alokasi program Rusunawa nasional tidak dipangkas maupun dihentikan pada tahun anggaran mendatang. Ia menekankan pemerintah harus lebih cermat dalam menyalurkan bantuan infrastruktur, khususnya ke kawasan-kawasan yang terdampak bencana.

“Program pembangunan Rusunawa harus terus dilanjutkan dengan sasaran yang semakin tepat. Prioritas utama sebaiknya diberikan kepada daerah yang fasilitas pendidikannya terdampak bencana,” pungkas Irmawan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *