GARUT – Semangat memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026 terus digaungkan oleh Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hj. Imas Aan Ubudiah, S.Pd.I. Melalui kegiatan peringatan Hari Santri Nasional yang mendapat dukungan dari PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI), sosok yang akrab disapa Teh Imas ini menunjukkan komitmennya dalam memberikan perhatian terhadap penguatan peran santri dan pesantren.
Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk mengapresiasi kontribusi besar kalangan pesantren dalam perjalanan bangsa Indonesia. Lebih dari sekadar perayaan tahunan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat semangat kebersamaan, menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air, serta mendorong lahirnya generasi santri yang unggul dan berdaya saing.
Dukungan Bank Syariah Indonesia dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi antara berbagai elemen dalam mendukung kegiatan keagamaan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren.
Sebagai lembaga perbankan yang bergerak dalam ekosistem ekonomi syariah, BSI memiliki keterkaitan strategis dengan pengembangan potensi ekonomi masyarakat berbasis pesantren. Kolaborasi dalam momentum Hari Santri ini diharapkan dapat menjadi langkah positif untuk memperluas perhatian terhadap pemberdayaan santri, termasuk dalam aspek literasi keuangan dan kemandirian ekonomi.
Teh Imas menaruh perhatian besar terhadap pentingnya penguatan kapasitas generasi muda pesantren agar mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan tradisi keilmuan yang telah menjadi fondasi kehidupan pesantren.
Menurut pandangannya, santri masa kini harus memiliki kesempatan yang luas untuk berkembang, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga pendidikan, teknologi, ekonomi kreatif, serta kewirausahaan.
Hal tersebut sejalan dengan upaya mendorong pesantren agar semakin berdaya dan mampu menjadi salah satu penggerak pembangunan ekonomi masyarakat.
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jawa Barat XI yang meliputi Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Tasikmalaya, Teh Imas memandang keberadaan pesantren sebagai kekuatan sosial yang memiliki kontribusi penting dalam pembangunan daerah.
Melalui kegiatan Hari Santri Nasional 2026 ini, Teh Imas berharap semangat perjuangan para ulama dan santri dapat terus diwariskan kepada generasi muda, sekaligus menjadi inspirasi untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Keterlibatan BSI sebagai pihak pendukung juga menjadi contoh pentingnya sinergi antara lembaga keuangan, tokoh masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat keberadaan pesantren sebagai pusat pendidikan, pembentukan karakter, dan pemberdayaan umat.
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 diharapkan menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pesantren, masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha, sehingga semangat Hari Santri tidak hanya terasa dalam kegiatan peringatan, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai langkah pemberdayaan yang berkelanjutan.
Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, Teh Imas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan ruang dan dukungan kepada santri agar mampu tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, mandiri, serta siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.







