Teh Imas Aan Ubudiah Bersama KPU Dorong Pendidikan Pemilih Berkelanjutan untuk Perkuat Demokrasi

25 Oktober 2026 – Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hj. Imas Aan Ubudiah, S.Pd.I., menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu (25/10/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya partisipasi politik, sekaligus mendorong terciptanya pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.

Teh Imas, sapaan akrab Imas Aan Ubudiah, menekankan pentingnya pendidikan politik yang tidak hanya berlangsung menjelang pelaksanaan pemilihan umum, tetapi perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran demokrasi masyarakat.

Pendidikan pemilih menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan demokrasi yang berkualitas. Masyarakat perlu memahami bahwa hak pilih bukan sekadar datang ke tempat pemungutan suara, melainkan juga berkaitan dengan tanggung jawab dalam menentukan pilihan secara rasional dan mengawal jalannya pemerintahan.

Kegiatan sosialisasi ini turut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Urip Sudiana dan Cecep Hamzah Pansuri dari KPU, yang memberikan pemahaman mengenai pendidikan pemilih, partisipasi masyarakat, serta berbagai tantangan dalam penyelenggaraan demokrasi.

Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jawa Barat XI yang meliputi Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Tasikmalaya, Teh Imas turut mendorong penguatan literasi politik masyarakat, khususnya bagi generasi muda dan pemilih pemula.

Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam pendidikan pemilih adalah pentingnya menjaga integritas demokrasi dari berbagai praktik yang dapat merusak kepercayaan publik, termasuk politik uang, penyebaran informasi menyesatkan, serta pelanggaran dalam proses penyelenggaraan pemilu.

Masyarakat diharapkan semakin memiliki kemampuan untuk menyaring informasi politik secara kritis, memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara, serta tidak mudah terpengaruh oleh praktik politik transaksional.

Selain itu, keterlibatan generasi muda dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat kehidupan demokrasi. Generasi muda tidak hanya diharapkan menjadi pemilih aktif, tetapi juga mampu menjadi bagian dari masyarakat yang peduli terhadap kebijakan publik, transparansi pemerintahan, dan kepentingan bersama.

Melalui kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026, KPU berupaya menghadirkan ruang edukasi dan dialog antara masyarakat, penyelenggara pemilu, serta para pemangku kepentingan.

Kehadiran Teh Imas dalam kegiatan ini sekaligus menunjukkan keterlibatan unsur legislatif dalam mendukung pendidikan politik masyarakat melalui forum diskusi dan sosialisasi kepemiluan.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap proses demokrasi, memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemilu, serta mendorong partisipasi masyarakat yang semakin berkualitas.

Pendidikan demokrasi yang berkelanjutan diharapkan mampu melahirkan masyarakat yang tidak hanya menggunakan hak pilihnya, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga integritas dan kualitas demokrasi Indonesia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *