PKB Cetak 19.675 Pengurus Terpilih Lewat Seleksi Ketat, Siap Tancap Gas Menuju Pemilu 2029

Jakarta – Ketua Bidang Pengelolaan Organisasi, Legislatif, dan Eksekutif DPP PKB, Gus Halim Iskandar, mengungkapkan bahwa proses restrukturisasi kepengurusan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB dilakukan melalui tahapan seleksi yang ketat dan profesional. Hasilnya, sebanyak 19.675 pengurus DPC PKB se-Indonesia resmi ditetapkan dan mulai menjalankan tugasnya.

Dalam laporannya di hadapan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar dan ribuan kader, Gus Halim menjelaskan bahwa proses tersebut diawali dengan pemetaan terhadap 1.816 kandidat Ketua DPC dari seluruh Indonesia.

“Dari 1.816 kandidat, lahirlah 514 Ketua DPC se-Indonesia. Mereka didampingi oleh seluruh pengurus DPC, dengan total 19.675 personel yang telah diterbitkan SK-nya oleh DPP. Insyaallah semuanya adalah orang-orang terpilih.”

Menurutnya, seluruh kandidat tidak dipilih secara sembarangan. Mereka harus melewati mekanisme Musyawarah Cabang serta uji kelayakan dan kompetensi yang melibatkan lembaga profesional.

“Proses penataan kepengurusan DPC diawali dengan pemetaan, kemudian dilanjutkan uji kelayakan dan kompetensi yang melibatkan para psikolog dari perguruan tinggi maupun lembaga psikologi profesional.”

Gus Halim menegaskan, pelantikan pengurus bukanlah akhir dari proses, melainkan titik awal dimulainya budaya kerja baru di tubuh PKB. Seluruh pengurus diwajibkan menandatangani kontrak komitmen dan kontrak kinerja sebagai bentuk tanggung jawab terhadap amanah organisasi.

“Malam ini adalah momentum dimulainya tugas-tugas mulia PKB, diawali dengan penandatanganan kontrak komitmen dan kontrak kinerja.”

Kontrak tersebut berlaku selama satu tahun dan akan menjadi dasar evaluasi terhadap kinerja setiap kepengurusan.

Tak hanya itu, Gus Halim juga memaparkan agenda besar konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput. Setelah penataan DPC rampung, PKB akan bergerak menata kepengurusan di tingkat DPAC hingga DPRt secara nasional.

“Targetnya, pada Desember 2026 seluruh tatanan pengurus PKB mulai dari DPW, DPC, DPAC hingga DPRt tuntas, dan kita siap menyongsong Pemilu 2029.”

Pernyataan tersebut menegaskan keseriusan PKB dalam membangun organisasi yang solid, terstruktur, dan berbasis meritokrasi. Dengan hampir 20 ribu pengurus baru yang telah dikukuhkan dan sistem evaluasi berbasis kontrak kinerja, PKB menegaskan kesiapannya memperkuat mesin partai sebagai modal menghadapi kontestasi politik nasional pada Pemilu 2029.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *