Menjelang tahun ajaran baru, jajaran Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat terus meningkatkan pengawasan terhadap kesiapan infrastruktur dan sistem pendidikan di wilayahnya.
Langkah nyata ini diwujudkan melalui agenda Kunjungan Kerja (Kunker) ke SMA Negeri 8 Kota Depok pada Selasa (5/5/2026). Agenda strategis ini turut dihadiri langsung oleh Anggota Komisi V DPRD Jabar, Aceng Malki.
Fokus Utama: Transparansi dan Kesiapan SPMB 2026
Kunjungan kerja ini difokuskan pada dua agenda utama. Pertama, Komisi V DPRD Jabar ingin mendapatkan informasi menyeluruh sekaligus meninjau langsung sejauh mana persiapan pihak sekolah dalam menghadapi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Tahun Ajaran 2026.
Aceng Malki dan rombongan dewan memastikan bahwa sistem penerimaan berjalan dengan transparan, adil, dan siap mengakomodasi kebutuhan masyarakat secara optimal tanpa adanya kendala teknis maupun administratif.
Akselerasi Program Sekolah Maung (Manusia Unggul)
Kedua, selain memantau kesiapan SPMB, kunjungan ini juga ditujukan untuk mengumpulkan data dan informasi krusial terkait pelaksanaan Program Sekolah Maung (Manusia Unggul).
Program andalan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini tengah diakselerasi penerapannya, khususnya pada lingkup pengawasan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II.
Melalui pemantauan ini, DPRD Jabar berharap Program Sekolah Maung dapat benar-benar diimplementasikan dengan tepat sasaran. Tujuannya tidak lain untuk mencetak generasi muda Jawa Barat yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang unggul, tangguh, dan siap bersaing di masa depan.
Sebagai penutup, hasil dari kunjungan kerja dan pengumpulan data di SMAN 8 Depok ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi Komisi V DPRD Jabar untuk terus meningkatkan mutu serta pemerataan kualitas pendidikan di seluruh penjuru Jawa Barat.







