Lindungi Generasi Bangsa di Ruang Siber, Oleh Soleh Dorong Platform Digital Segera Terapkan Fitur Verifikasi Usia

JAKARTA, pkbgarut.id – Pesatnya kemajuan teknologi informasi membawa tantangan besar terhadap keamanan anak-anak di dunia maya. Merespons ancaman tersebut, Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Oleh Soleh, S.H., mendorong seluruh Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) atau platform digital untuk segera menyediakan fitur verifikasi usia dan mekanisme persetujuan orang tua.

Menurut Oleh Soleh, langkah tegas ini sangat krusial guna memastikan anak-anak mendapatkan akses internet yang aman, sehat, dan sesuai dengan tahapan usia mereka.

“Keberadaan fitur verifikasi usia dan persetujuan orang tua adalah instrumen penting untuk melindungi anak di ruang digital,” tegas H. Oleh Soleh dalam keterangannya.


Ancaman Nyata: Dari Konten Negatif hingga Eksploitasi Data

Lebih lanjut, legislator Fraksi PKB ini menyoroti berbagai risiko serius yang mengintai anak-anak saat berselancar tanpa pengawasan di ruang siber. Risiko tersebut mencakup paparan konten negatif, eksploitasi data pribadi, hingga ancaman kecanduan digital yang dapat merusak perkembangan mental anak.

Oleh Soleh memberikan apresiasi kepada sebagian platform digital yang telah berinisiatif menerapkan fitur pelindung ini. Namun, ia juga memberi catatan kritis bahwa masih banyak platform besar yang belum memprioritaskan sistem keamanan tersebut.


Implementasi Nyata, Bukan Sekadar Aturan Normatif

Oleh Soleh menekankan bahwa penerapan Peraturan Pemerintah (PP) terkait perlindungan anak di ruang digital tidak boleh berhenti sebagai formalitas administrasi semata. Perlindungan yang dihadirkan harus benar-benar terimplementasi secara teknis dan dirasakan nyata oleh masyarakat.

Terkait hal itu, ia mendorong platform digital agar menyiapkan standar teknis yang ramah pengguna (user-friendly), namun tetap memegang teguh prinsip kehati-hatian dalam menjaga kerahasiaan dan perlindungan data pribadi pengguna.

“Perlindungan anak di ruang digital harus nyata, bukan sekadar normatif! Implementasi aturan bukan hanya soal administrasi, platform digital wajib siap secara teknis,” paparnya.


Kolaborasi Empat Pilar adalah Kunci

Menghadapi kompleksitas ekosistem digital, Oleh Soleh mengingatkan bahwa regulasi dari pemerintah saja tidak akan cukup tanpa adanya sinergi yang kuat. Mewujudkan ruang digital yang sehat membutuhkan kolaborasi erat dari empat pilar utama, yaitu Pemerintah, Platform Digital, Sekolah, dan Keluarga.

“Harus ada sosialisasi masif mengenai literasi digital dan pengawasan penggunaan internet pada anak,” imbuhnya.

Melalui perpaduan antara verifikasi usia yang presisi dan pengawasan aktif dari orang tua, inovasi teknologi diharapkan dapat terus berkembang tanpa harus mengorbankan masa depan generasi muda.

“Teknologi boleh maju, tapi perlindungan anak harus selalu jadi prioritas utama!” pungkas Oleh Soleh.

Foto: Fraksi PKB

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *