GARUT — Gerakan Tanggap Darurat (GTD) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Garut, bersama program sosial Teh Imas Peduli yang digagas Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi PKB, Imas Aan Ubudiah, menyerahkan bantuan sosial kepada keluarga Salsabila Rizkia, balita yang diduga menjadi korban malapraktik saat menjalani perawatan di ruang Perinatologi RSUD dr. Slamet Garut pada 2024. Penyerahan bantuan dilakukan langsung ke kediaman keluarga Salsabila di Kabupaten Garut, menyusul mencuatnya persoalan tersebut ke publik pascaaudiensi antara keluarga, pihak RSUD dr. Slamet Garut, Pemuda Merah Putih, dan Komisi IV DPRD Kabupaten Garut yang berlangsung awal Oktober 2026.
Bantuan yang diserahkan berupa kebutuhan pokok dan dukungan dana, sebagai bentuk kepedulian atas beban yang selama ini ditanggung keluarga di tengah proses panjang mencari kejelasan medis sekaligus pertanggungjawaban dari pihak rumah sakit.
Sinergi GTD dan Teh Imas Peduli
Kolaborasi antara GTD DPC PKB Garut dan Teh Imas Peduli ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara struktur partai di tingkat kabupaten dengan jaringan sosial wakil rakyat PKB di tingkat pusat, dalam merespons cepat persoalan yang dihadapi warga Garut. Kehadiran dua elemen ini sekaligus menegaskan bahwa perhatian terhadap kasus Salsabila tidak hanya datang dari tingkat lokal, tetapi juga mendapat atensi dari wakil rakyat PKB di Senayan.
Respons atas Beban Ekonomi Keluarga
Langkah ini diambil menyusul terungkapnya kondisi keluarga Salsabila yang mengaku telah hampir tiga tahun menunggu kepastian atas kondisi putrinya, sekaligus harus menanggung biaya pengobatan, kontrol kesehatan, dan transportasi secara mandiri, bahkan hingga berutang untuk memenuhi kebutuhan pengobatan tersebut.
Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan GTD DPC PKB Garut dan Teh Imas Peduli kepada keluarga yang tengah menghadapi kesulitan, tanpa menunggu proses hukum maupun audiensi lanjutan rampung terlebih dahulu. Keluarga Salsabila dinilai berhak mendapatkan dukungan segera, mengingat beban ekonomi yang mereka tanggung sudah berlangsung bertahun-tahun.
Bagian dari Kepedulian PKB terhadap Masyarakat Rentan
Bantuan ini menjadi salah satu wujud kehadiran PKB di tengah masyarakat Garut yang sedang menghadapi kesulitan, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan keluarga kurang mampu yang berhadapan dengan persoalan layanan kesehatan di fasilitas milik pemerintah daerah. GTD DPC PKB Garut dan Teh Imas Peduli menegaskan kepedulian semacam ini akan terus dilakukan terhadap warga Garut lain yang menghadapi situasi serupa, sejalan dengan semangat PKB sebagai partai yang lahir dan tumbuh bersama masyarakat akar rumput.
DPC PKB Garut dan Teh Imas Peduli turut berharap persoalan yang dialami keluarga Salsabila segera mendapatkan titik terang, baik dari sisi kepastian medis maupun bentuk tanggung jawab yang layak dari pihak RSUD dr. Slamet Garut, agar kasus serupa tidak kembali dialami keluarga lain di Kabupaten Garut.






