GARUT – Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) terus memperkuat regenerasi kepemimpinan melalui pendidikan kader bagi generasi muda. Sebanyak 100 anak muda di Kabupaten Garut dipersiapkan menjadi kader penggerak bangsa yang tangguh, memiliki ideologi kuat, serta berwawasan kebangsaan.
Kegiatan kaderisasi yang berlangsung di Fave Hotel Garut pada 13–14 Oktober 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya PKB dalam membangun generasi penerus yang tidak hanya memiliki kemampuan politik dan kepemimpinan, tetapi juga kepedulian sosial terhadap masyarakat.
Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Oleh Soleh, menegaskan bahwa generasi muda, khususnya Generasi Z, memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan bangsa. Karena itu, proses kaderisasi perlu diarahkan untuk membentuk pribadi yang memiliki karakter kuat, ketangguhan, dan pemahaman ideologi yang kokoh.
“Generasi muda, khususnya Gen Z, harus dipersiapkan menjadi kader yang militan, ideologis, tangguh, dan memiliki wawasan kebangsaan,” sebagaimana pernyataan yang ditampilkan dalam publikasi DPP PKB.
Menurutnya, pendidikan kader menjadi salah satu langkah penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi berbagai tantangan zaman. Terlebih, perkembangan teknologi dan perubahan sosial menuntut anak muda memiliki kemampuan beradaptasi tanpa kehilangan nilai-nilai kebangsaan.
Oleh Soleh juga memberikan penekanan bahwa keberhasilan kaderisasi tidak cukup diukur dari banyaknya peserta yang mengikuti pelatihan. Lebih dari itu, hasil pendidikan harus mampu diterjemahkan menjadi tindakan nyata yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
“Pendidikan kader ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan semata. Para peserta harus mampu mengimplementasikan ilmu dan nilai-nilai yang diperoleh, menjadi teladan di lingkungan masing-masing, serta hadir membawa manfaat bagi masyarakat,” tegas Oleh Soleh.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa kader muda PKB diharapkan tidak hanya memahami teori organisasi, kepemimpinan, dan ideologi, tetapi juga mampu mengambil peran aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan yang mengangkat semangat Gen Z Tangguh, Kader Masa Depan Bangsa, PKB mendorong lahirnya kader-kader muda yang memiliki keberanian untuk berkontribusi, kemampuan membaca persoalan sosial, serta komitmen memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Dalam publikasi melalui akun Instagram resminya, DPP PKB turut menegaskan bahwa pendidikan kader merupakan langkah untuk mempersiapkan 100 anak muda Garut menjadi generasi penggerak yang memiliki ketangguhan serta wawasan kebangsaan.
“100 anak muda Garut disiapkan menjadi kader penggerak bangsa!” tulis DPP PKB dalam unggahannya.
DPP PKB juga menekankan pentingnya implementasi hasil pendidikan kader agar pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh para peserta tidak berhenti sebatas kegiatan pelatihan, melainkan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kaderisasi generasi muda ini sekaligus mencerminkan perhatian PKB terhadap pentingnya regenerasi kepemimpinan. Kehadiran anak muda dalam ruang-ruang organisasi dan politik dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan perjuangan serta memperluas partisipasi generasi baru dalam pembangunan bangsa.
Melalui pendidikan kader tersebut, 100 anak muda Garut diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi yang memiliki integritas, disiplin, kepedulian sosial, dan kemampuan kepemimpinan yang dapat diterapkan di tengah masyarakat.
Dengan penguatan ideologi, wawasan kebangsaan, dan semangat pengabdian, PKB berupaya mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya siap menjadi pemimpin masa depan, tetapi juga mampu mengambil peran sebagai penggerak perubahan mulai dari lingkungan terdekatnya.







