Muskercab DPC PKB Garut 2026, Subhan Fahmi Tegaskan Arah Perjuangan: Perkuat Kaderisasi, Layani Rakyat, dan Targetkan 12 Kursi di 2029

GARUT – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Garut menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) Tahun 2026 sebagai langkah awal memperkuat konsolidasi organisasi, merumuskan arah perjuangan, serta mempersiapkan program strategis menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

Kegiatan yang berlangsung di Graha Patriot Bela Negara, kawasan Cipanas, Kabupaten Garut, Sabtu (17/10/2026), tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pengukuhan Pengurus DPC PKB Kabupaten Garut masa bakti 2026–2031.

Muskercab ini menjadi momentum bagi kepengurusan baru di bawah kepemimpinan H. Subhan Fahmi, S.I.P., untuk menyelaraskan langkah organisasi dengan target politik dan komitmen pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Garut.

Dalam arahannya, Subhan Fahmi menegaskan bahwa perjalanan PKB Kabupaten Garut memiliki sejarah panjang yang menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan politik ke depan.

Ia mengungkapkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap PKB terus mengalami perkembangan. Pada Pemilu 2024, PKB Kabupaten Garut berhasil meraih delapan kursi DPRD, menyamai perolehan Partai Golkar, sekaligus menjadi salah satu kekuatan politik utama di Kabupaten Garut.

Capaian tersebut, menurut Subhan, harus menjadi landasan untuk membangun organisasi yang semakin kuat dan meningkatkan peran partai di tengah masyarakat.

“Garut akan senantiasa menjadi lumbung suara PKB. Senantiasa menjadi basis massa PKB,” tegas Subhan Fahmi dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan target politik yang ingin dicapai pada Pemilu 2029, yakni meningkatkan perolehan kursi DPRD Kabupaten Garut dari delapan menjadi 12 kursi.

“Apakah mungkin PKB Garut menjadi pemenang tunggal di Kabupaten Garut? Jawabannya sangat mungkin,” ujarnya.

Menurutnya, target tersebut membutuhkan kerja organisasi yang terarah, konsolidasi menyeluruh, serta kedisiplinan seluruh jajaran pengurus dari tingkat kabupaten hingga desa.

Pembaruan DPRT dan 7.000 Kader Bersertifikat Jadi Fondasi Organisasi

Salah satu arah perjuangan yang ditekankan Subhan Fahmi adalah penguatan struktur partai melalui pembaruan kepengurusan Dewan Pengurus Ranting (DPRT) se-Kabupaten Garut.

Program pembaruan struktur tersebut telah dijalankan bersama jajaran DPC, badan partai, dan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC), dengan target penyelesaian pada Desember 2026.

Subhan menjelaskan bahwa penguatan struktur tidak hanya dilakukan melalui pembentukan kepengurusan secara administratif, tetapi juga diikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya kader.

Melalui program Sekolah Kader Perubahan (SKP), para calon pengurus DPRT dibekali pendidikan politik sebelum menjalankan tanggung jawab organisasi.

Pada akhir tahun 2026, DPC PKB Kabupaten Garut menargetkan terbentuknya 7.000 kader yang telah mengikuti dan memperoleh sertifikat Sekolah Kader Perubahan.

“Kita akan memiliki kader yang terdidik dan terpimpin. Yang akan senantiasa satu komando, tegak lurus kepada DPP dan DPW PKB Jawa Barat,” ungkapnya.

Ia memastikan bahwa proses kaderisasi akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas dan kesiapan organisasi menghadapi agenda politik mendatang.

Bagi Subhan, kaderisasi menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun organisasi yang memiliki arah perjuangan jelas dan mampu merespons perkembangan masyarakat.

PKB Harus Jadi Solusi Persoalan Buruh, Petani, Anak Muda, dan Pesantren

Selain menekankan target politik, Subhan Fahmi menegaskan bahwa arah perjuangan DPC PKB Kabupaten Garut harus menempatkan pelayanan masyarakat sebagai prioritas utama.

Menurutnya, tantangan sosial dan politik yang berkembang di Kabupaten Garut menuntut partai untuk tidak hanya memperkuat struktur internal, tetapi juga meningkatkan kepekaan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia menilai bahwa berbagai persoalan sosial membutuhkan kehadiran organisasi politik yang mampu mendengarkan aspirasi dan memperjuangkan penyelesaiannya.

“Saya ingin PKB menjadi solusi dari keluhan para buruh. Saya ingin pastikan PKB ada di tengah persoalan dan keluhan anak muda. Saya ingin PKB menjadi bagian dari pemecahan masalah petani,” tegasnya.

Subhan juga menegaskan bahwa PKB Kabupaten Garut harus tetap konsisten memperjuangkan kepentingan para guru, santri, ustaz, dan pondok pesantren.

Perhatian terhadap kelompok-kelompok masyarakat tersebut menjadi bagian dari arah pengabdian PKB yang diharapkan dapat diterjemahkan ke dalam program kerja organisasi.

Ia mengingatkan bahwa keberhasilan partai tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah kursi legislatif, tetapi juga oleh konsistensi dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat.

Dengan demikian, Muskercab menjadi ruang untuk menyelaraskan agenda organisasi dengan komitmen menghadirkan PKB sebagai bagian dari solusi berbagai persoalan sosial di Kabupaten Garut.

Jaga Tradisi dan Kehormatan Partai dalam Setiap Gerakan

Dalam arah perjuangannya, Subhan Fahmi juga menekankan pentingnya menjaga identitas dan nilai-nilai yang menjadi landasan berdirinya PKB.

Ia mengingatkan seluruh jajaran pengurus bahwa PKB merupakan partai yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama serta memiliki warisan perjuangan para kiai, ulama, ajengan, dan tokoh pesantren.

Karena itu, menurutnya, aktivitas politik PKB harus tetap berlandaskan nilai-nilai keagamaan, tradisi, dan tanggung jawab moral terhadap masyarakat.

Subhan menegaskan pentingnya menjalankan kredo perjuangan PKB Jawa Barat, yakni “Gerakkan Tradisi, Jaga Kehormatan, Rebut Kemenangan.”

Kredo tersebut menjadi salah satu landasan dalam membangun arah organisasi yang tidak hanya mengejar pencapaian politik, tetapi juga menjaga integritas dan kehormatan partai.

Di tengah perkembangan kehidupan politik yang semakin kompleks, ia mengingatkan agar seluruh kader tetap berpegang pada nilai pengabdian dan tidak terjebak dalam praktik politik yang pragmatis.

Menurutnya, semangat menjaga kehormatan partai harus diwujudkan melalui aktivitas organisasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Prinsip tersebut sejalan dengan semangat perjuangan “PKB Peduli Umat, Melayani Rakyat” yang menjadi bagian penting dari orientasi kerja PKB Kabupaten Garut.

Graha Cak Imin Dipersiapkan Jadi Pusat Perjuangan PKB Garut

Arah penguatan organisasi juga mencakup pengembangan sarana dan prasarana kepartaian.

Subhan Fahmi mengungkapkan bahwa pada tahun 2027, DPC PKB Kabupaten Garut berencana memulai pembangunan lantai dua dan lantai tiga Kantor DPC PKB Kabupaten Garut atau Graha Cak Imin.

Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat fasilitas organisasi untuk mendukung kegiatan konsolidasi, kaderisasi, serta koordinasi antarpengurus.

“Kita akan jadikan Graha Cak Imin, kantor kita sebagai episentrum dan pusat kendali kemenangan dan perjuangan serta pengabdian PKB Garut menuju kemenangan tunggal 2029,” ujar Subhan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus DPC, badan partai, DPAC, DPRT, serta anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Garut yang telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan organisasi.

Menurutnya, keberlangsungan organisasi membutuhkan kerja sama seluruh jajaran pengurus, termasuk dukungan sumber daya dan komitmen bersama dalam menjalankan berbagai agenda partai.

Muskercab Jadi Landasan Kerja Kepengurusan 2026–2031

Pelaksanaan Muskercab DPC PKB Kabupaten Garut Tahun 2026 menjadi bagian dari tahapan awal kepengurusan baru dalam menyusun dan menyelaraskan agenda organisasi selama lima tahun mendatang.

Arah perjuangan yang disampaikan Ketua DPC PKB Kabupaten Garut menempatkan penguatan struktur, kaderisasi berkelanjutan, pelayanan masyarakat, serta kesiapan menghadapi Pemilu 2029 sebagai perhatian utama organisasi.

Melalui forum Muskercab, jajaran pengurus diharapkan dapat menerjemahkan arah perjuangan tersebut ke dalam program yang terukur dan dapat dilaksanakan secara berkesinambungan.

Dengan pengalaman panjang dalam kepengurusan partai, Subhan Fahmi menyatakan keyakinannya bahwa kerja kolektif seluruh struktur organisasi menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan politik mendatang.

Bagi DPC PKB Kabupaten Garut, target 12 kursi pada Pemilu 2029 bukan hanya menjadi agenda elektoral, melainkan juga menjadi pendorong untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan kehadiran partai di tengah masyarakat.

Melalui semangat “Gerakkan Tradisi, Jaga Kehormatan, Rebut Kemenangan,” Muskercab DPC PKB Kabupaten Garut Tahun 2026 diarahkan menjadi momentum untuk menyatukan langkah organisasi dalam memperkuat perjuangan politik dan pengabdian kepada masyarakat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *