H. Subhan Fahmi: Ranting Harus Kuat, Kader Harus Paham Ideologi, DPC PKB Garut Gelar Musran DPRT dan Sekolah Kader Perubahan di Dapil 3

GARUT — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Garut menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Dewan Pengurus Ranting (DPRT) sekaligus Sekolah Kader Perubahan (SKP) untuk Daerah Pemilihan (Dapil) 3 di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, Kamis (8/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di [lokasi] ini diikuti 200 pengurus dan kader ranting dari wilayah Dapil 3, yang mencakup Garut Kota, Karangpawitan, Karangtengah, Pangatikan, Sucinaraja, Sukawening, dan Wanaraja.

Ketua DPC PKB Kabupaten Garut, H. Subhan Fahmi, hadir langsung dan menegaskan bahwa kekuatan partai bertumpu pada ranting yang solid dan kader yang berkualitas.

“Ranting itu garda terdepan partai. Kalau ranting kuat, PKB kuat sampai ke desa. Karena itu kami datang langsung untuk memastikan setiap ranting punya pengurus yang solid dan siap bekerja,” kata Subhan Fahmi.

Selain Ketua DPC, hadir Sekretaris Dewan Syura DPC PKB Garut, Subhan Romansah; Sekretaris DPC PKB Garut, Cecep M. Ginanjar; jajaran pengurus DPC; perwakilan Perempuan Bangsa Kabupaten Garut; serta anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi PKB dari Dapil 3, Ihat Solihat.

Ranting sebagai Ujung Tombak Partai

Musran DPRT merupakan bagian dari konsolidasi organisasi PKB dari tingkat paling bawah. Ranting menjadi ujung tombak partai di desa dan kelurahan, sehingga kekuatan struktur di level ini menentukan kedekatan PKB dengan masyarakat.

Subhan menyebut penguatan ranting sebagai prioritas kepengurusannya. Kepengurusan DPC periode 2026–2031 menerima SK dari DPP PKB melalui DPW PKB Jawa Barat pada 20 Juli 2026, dengan Cecep Ginanjar sebagai Sekretaris dan Luqi Sa’adilah Farindani sebagai Bendahara.

“Partai itu harus hidup di tengah masyarakat, bukan hanya ramai menjelang pemilu. Saya ingin pengurus ranting benar-benar dikenal dan dirasakan manfaatnya oleh warga di desanya masing-masing,” ujarnya.

Sekolah Kader Perubahan: Ideologi, Kepemimpinan, dan Kerja Politik

Usai Musran, peserta mengikuti Sekolah Kader Perubahan, program kaderisasi PKB yang dijalankan di berbagai daerah untuk membekali kader dengan pemahaman ideologi, sejarah perjuangan partai, kepemimpinan, dan keterampilan kerja politik di akar rumput. Materi disampaikan instruktur [nama instruktur 1] dan [nama instruktur 2], yang membawakan [topik materi].

Menurut Subhan, kader PKB tidak cukup hanya mengenal simbol partai.

“Kader PKB tidak cukup hanya hafal bendera dan nomor urut. Mereka harus paham ideologi, paham arah perjuangan partai, dan yang paling penting hadir melayani masyarakat di lingkungannya masing-masing. Dari situlah kepercayaan rakyat dibangun,” ujarnya.

Ia menegaskan kaderisasi harus berjalan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan sesaat.

“Sekolah kader ini bukan seremoni. Setelah ini kader harus kembali ke ranting, menggerakkan pengurus, dan menjalankan program yang nyata. DPC akan terus mendampingi sampai ke bawah,” kata Subhan.

Kader Berakhlak dan Siap Khidmah

Subhan juga menitipkan pesan agar kader menjaga nilai dan akhlak dalam berpolitik. Menurutnya, kerja politik PKB berpijak pada semangat khidmah kepada masyarakat.

“Kader PKB harus cerdas dan berakhlak. Politik kita adalah khidmah, melayani, bukan sekadar mencari kedudukan. Kalau itu dipegang, kepercayaan masyarakat akan datang dengan sendirinya,” tegasnya.

Kehadiran jajaran Perempuan Bangsa menunjukkan keterlibatan kader perempuan dalam kaderisasi PKB Garut. Selama ini mereka aktif menjalankan program sosial seperti bank makanan dan Jumat Berkah, serta pendampingan isu perempuan dan anak. Subhan mengajak seluruh badan otonom ikut hadir langsung di tengah masyarakat.

Menuju Target 2029

Konsolidasi dari DPC hingga ranting sejalan dengan target politik PKB Garut menambah kursi di DPRD Kabupaten Garut pada Pemilu 2029. Pada hasil Pemilu 2024, PKB memperoleh 8 kursi, dan dalam Muscab April 2026 partai menargetkan kenaikan hingga 10 kursi. Di Dapil 3, Ihat Solihat menjadi wakil PKB di DPRD Garut periode 2024–2029 dengan perolehan 11.609 suara.

“Target kita jelas, menambah kursi di 2029. Tapi kursi itu tidak datang dari langit. Ia lahir dari kerja ranting, dari kader yang turun melayani warga setiap hari. Itu yang sedang kita bangun mulai dari Dapil 3 ini,” kata Subhan.

Ia menutup dengan harapan kegiatan ini melahirkan kepengurusan ranting yang solid dan kader yang siap menjalankan program partai serta pelayanan masyarakat di wilayahnya masing-masing.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *