Ketua Fraksi PKB MPR RI Neng Eem: Kekayaan Alam dan Investasi Harus Kembali ke Rakyat

JAKARTA – Ketua Fraksi PKB MPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi dan investasi tidak boleh berhenti sebagai angka statistik semata, melainkan harus benar-benar memberi dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat. Pernyataan ini disampaikan menanggapi Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI beberapa waktu lalu.

“Kami menangkap pesan yang sangat jelas dari pidato Presiden: pertumbuhan ekonomi dan investasi bukan tujuan akhir. Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan rakyat. Karena itu…” ujar Neng Eem.

Menurut Neng Eem, bagi PKB, kekayaan alam dan pembangunan bukan sekadar soal angka pertumbuhan, melainkan harus kembali menjadi kesejahteraan rakyat, membuka lapangan kerja, serta memperkuat UMKM dan ekonomi lokal di berbagai daerah.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan investasi tidak cukup diukur dari besaran nilai triliun rupiah semata, tetapi harus dilihat dari dampak konkret yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Investasi jangan hanya dihitung dari nilai triliun rupiahnya. Kita harus melihat berapa banyak lapangan kerja berkualitas yang tercipta, berapa banyak UMKM dan koperasi yang masuk rantai pasok, berapa besar transfer teknologi, dan berapa besar nilai tambah yang tinggal di Indonesia,” tegas Neng Eem.

Ia menambahkan, pengelolaan kekayaan alam nasional harus dipastikan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi rakyat sebagai penerima manfaat utama dari setiap proses pembangunan, sejalan dengan amanat konstitusi.

“Pada akhirnya, rakyat harus menjadi penerima manfaat utama dari pembangunan. Itulah amanat konstitusi dan itulah yang akan terus diperjuangkan PKB,” pungkasnya.

Pernyataan Ketua Fraksi PKB MPR RI ini menegaskan konsistensi sikap PKB dalam mengawal arah kebijakan ekonomi nasional, sejalan dengan semangat “Prabowonomics” yang terus digaungkan partai dalam berbagai kesempatan, agar pertumbuhan ekonomi dan investasi benar-benar berujung pada kesejahteraan rakyat, penguatan UMKM, dan ekonomi lokal di seluruh pelosok Indonesia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *