Subhan Fahmi Targetkan PKB Jadi Pemenang Tunggal di Garut pada 2029, Siapkan 7.000 Kader dan Perkuat Pelayanan Rakyat

GARUT – Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Garut, H. Subhan Fahmi, S.I.P., menegaskan tekadnya untuk membawa PKB menjadi partai pemenang tunggal pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang. Target tersebut disampaikan dalam sambutannya pada acara Pengukuhan Pengurus DPC PKB Kabupaten Garut masa bakti 2026–2031, Sabtu (17/10/2026).

Di hadapan jajaran pengurus, kader, dan para tamu undangan, Subhan Fahmi menyampaikan bahwa PKB Kabupaten Garut memiliki modal politik yang kuat untuk terus meningkatkan kepercayaan masyarakat. Keberhasilan meraih delapan kursi DPRD pada Pemilu 2024 menjadi pijakan penting untuk menargetkan 12 kursi pada Pemilu 2029.

Subhan mengingatkan bahwa perjalanan PKB di Kabupaten Garut telah menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan sejak awal berdirinya. Dari perolehan lima kursi DPRD pada pemilu pertama yang diikuti PKB, partai tersebut terus berkembang hingga berhasil menyamai perolehan kursi Partai Golkar pada Pemilu 2024.

“Garut akan senantiasa menjadi lumbung suara PKB. Senantiasa menjadi basis massa PKB,” tegas Subhan dalam sambutannya.

Menurutnya, keberhasilan PKB pada Pemilu 2024 tidak hanya ditandai dengan meningkatnya perolehan kursi legislatif, tetapi juga keberhasilan politik dalam mengantarkan pasangan Abdusy Syakur Amin dan Putri Karlina sebagai Bupati dan Wakil Bupati Garut.

Ia menilai dua capaian politik tersebut merupakan sejarah penting sekaligus landasan untuk mempersiapkan kemenangan yang lebih besar pada kontestasi politik mendatang.

Bahkan, di hadapan Bupati Garut yang turut menghadiri kegiatan pengukuhan, Subhan secara terbuka menyampaikan optimisme bahwa PKB mampu meraih 12 kursi DPRD dan menjadi pemenang tunggal di Kabupaten Garut pada Pemilu 2029.

“Apakah mungkin PKB Garut menjadi pemenang tunggal di Kabupaten Garut? Jawabannya sangat mungkin,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Subhan juga mengungkapkan bahwa target kemenangan tunggal tersebut sejalan dengan arahan Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda, yang menginginkan PKB Kabupaten Garut menjadi kekuatan politik utama pada 2029.

Siapkan 7.000 Kader Bersertifikat Sekolah Kader Perubahan

Untuk merealisasikan target tersebut, Subhan menegaskan bahwa DPC PKB Kabupaten Garut tidak hanya mengandalkan optimisme politik, tetapi telah menyiapkan langkah konkret melalui penguatan struktur organisasi dan kaderisasi secara menyeluruh.

Salah satu program prioritasnya adalah pembaruan kepengurusan Dewan Pengurus Ranting (DPRT) di seluruh Kabupaten Garut yang ditargetkan selesai pada Desember 2026.

Sebelum ditetapkan sebagai pengurus, para kader DPRT dibekali pengetahuan dan kemampuan politik melalui program Sekolah Kader Perubahan (SKP).

Melalui program tersebut, PKB Kabupaten Garut menargetkan memiliki 7.000 kader bersertifikat SKP pada akhir tahun 2026.

“Kita akan memiliki kader yang terdidik dan terpimpin. Yang akan senantiasa satu komando, tegak lurus kepada DPP dan DPW PKB Jawa Barat,” ungkapnya.

Ia memastikan proses kaderisasi tidak akan berhenti setelah target tersebut tercapai. Pendidikan politik dan penguatan kapasitas kader akan terus dilakukan agar seluruh struktur PKB memiliki kesiapan organisasi dalam menghadapi Pemilu 2029.

Subhan meyakini bahwa kader yang terdidik, solid, dan memiliki loyalitas organisasi merupakan modal utama untuk membangun kekuatan politik yang berkelanjutan.

PKB Harus Hadir Menjawab Persoalan Buruh, Petani, Anak Muda, dan Pesantren

Dalam sambutannya, Subhan Fahmi juga menekankan bahwa perjuangan PKB tidak boleh hanya berorientasi pada perolehan suara dan kursi legislatif.

Menurutnya, partai politik harus mampu hadir di tengah masyarakat serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan pembangunan daerah.

Ia menyoroti dinamika perubahan sosial dan politik di Kabupaten Garut yang semakin kompleks, sehingga membutuhkan respons cepat dan langkah nyata dari seluruh jajaran partai.

“Saya ingin PKB menjadi solusi dari keluhan para buruh. Saya ingin pastikan PKB ada di tengah persoalan dan keluhan anak muda. Saya ingin PKB menjadi bagian dari pemecahan masalah petani,” tegasnya.

Selain itu, Subhan memastikan bahwa PKB Kabupaten Garut akan tetap konsisten memperjuangkan aspirasi para guru, santri, ustaz, dan kalangan pondok pesantren.

Baginya, kedekatan PKB dengan masyarakat dan lingkungan pesantren merupakan bagian dari identitas perjuangan partai yang harus terus dijaga.

Ia juga mengingatkan seluruh kader agar tidak terjebak dalam praktik politik pragmatis yang hanya mengutamakan kepentingan sesaat.

Sebaliknya, PKB harus terus memperkuat nilai pengabdian, menjaga kehormatan organisasi, serta menjalankan perjuangan politik yang berpihak kepada masyarakat.

Semangat tersebut, menurut Subhan, sejalan dengan kredo perjuangan PKB Jawa Barat, yakni “Gerakkan Tradisi, Jaga Kehormatan, Rebut Kemenangan.”

Ia menegaskan bahwa PKB merupakan partai yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama dan memiliki warisan perjuangan para kiai, ulama, serta tokoh pesantren.

Oleh karena itu, nilai-nilai keagamaan, tradisi, dan pengabdian kepada umat harus tetap menjadi landasan utama seluruh aktivitas politik PKB.

Tahun 2027, PKB Garut Akan Bangun Lantai Dua dan Tiga Graha Cak Imin

Tidak hanya membahas target elektoral dan kaderisasi, Subhan Fahmi juga mengungkapkan rencana pengembangan infrastruktur organisasi DPC PKB Kabupaten Garut.

Ia menyampaikan bahwa pada tahun 2027, PKB Garut akan memulai pembangunan lantai dua dan lantai tiga Kantor DPC PKB Kabupaten Garut yang dikenal dengan nama Graha Cak Imin.

Pengembangan kantor tersebut direncanakan untuk memperkuat fasilitas dan pusat aktivitas organisasi dalam menjalankan berbagai agenda perjuangan politik dan pelayanan masyarakat.

“Kita akan jadikan Graha Cak Imin, kantor kita sebagai episentrum dan pusat kendali kemenangan dan perjuangan serta pengabdian PKB Garut menuju kemenangan tunggal 2029,” ujarnya.

Subhan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus DPC, badan partai, DPAC, DPRT, serta anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Garut yang selama ini berkontribusi dalam membesarkan organisasi.

Secara khusus, ia mengapresiasi dedikasi anggota legislatif Fraksi PKB yang menjalankan peran sebagai penyambung aspirasi masyarakat sekaligus memberikan dukungan terhadap keberlangsungan organisasi.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada para ketua DPC PKB Kabupaten Garut terdahulu yang telah memberikan pengalaman dan fondasi perjuangan bagi kepemimpinannya saat ini.

Dengan pengalaman sekitar 20 tahun sebagai pengurus PKB, Subhan mengaku optimistis dapat membawa organisasi menuju pencapaian yang lebih besar melalui kerja sama seluruh jajaran pengurus dan kader.

Pada kesempatan tersebut, Subhan turut menyampaikan apresiasi khusus kepada anggota DPR RI Fraksi PKB, Hj. Imas Aan Ubudiyyah, yang dinilainya telah memberikan dukungan besar terhadap perjuangan PKB di Kabupaten Garut.

Menurutnya, keberadaan wakil rakyat dari daerah pemilihan Garut dan Tasikmalaya tersebut menjadi kekuatan tersendiri bagi PKB dalam memperjuangkan berbagai kepentingan masyarakat.

Menutup sambutannya, Subhan mengajak seluruh kader untuk menjadikan pengukuhan kepengurusan baru sebagai momentum memperkuat kesatuan gerak, meningkatkan kedisiplinan organisasi, dan membangun politik yang memberi manfaat nyata.

Ia menegaskan bahwa kemenangan politik harus berjalan seiring dengan komitmen menjaga kehormatan partai serta memperluas pengabdian kepada masyarakat.

Melalui semangat “PKB Peduli Umat, Melayani Rakyat,” DPC PKB Kabupaten Garut berkomitmen memperkuat basis perjuangan, menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat, serta mempersiapkan langkah strategis menuju kemenangan pada Pemilu 2029.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *