GARUT – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Garut kembali melaksanakan program Sekolah Kader Perubahan (SKP) yang kali ini digelar di Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan yang diperuntukkan bagi peserta dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI tersebut menjadi bagian dari agenda pendidikan politik untuk meningkatkan wawasan, membangun karakter kepemimpinan, serta memperkuat pemahaman kader terhadap dinamika kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah Garut Selatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPC PKB Kabupaten Garut, H. Subhan Fahmi, S.I.P., didampingi Sekretaris Cecep M. Ginanjar, Bendahara Luqi Sa’adilah Farindani, S.E., serta jajaran pengurus DPC PKB Kabupaten Garut lainnya.
Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi PKB dari Dapil VI, Asep Sake, S.I.P., yang mengikuti kegiatan bersama para peserta dan jajaran pengurus partai.
Pelaksanaan Sekolah Kader Perubahan juga menghadirkan dua instruktur, yakni Idham Kholid dan Zezen A. Syakur, yang memandu proses pembelajaran dan pendalaman materi pendidikan politik.
Kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan untuk memberikan pemahaman mengenai organisasi dan demokrasi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi peserta dalam mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap persoalan sosial di lingkungan masing-masing.
Ketua DPC PKB Kabupaten Garut, Subhan Fahmi, dalam pernyataannya pada Juni 2026 telah menegaskan pentingnya membangun hubungan yang kuat antara organisasi politik dan masyarakat.
“Aspirasi masyarakat harus menjadi prioritas utama yang diperjuangkan bersama seluruh kader partai,” ujar Subhan dalam pernyataan terdahulu mengenai arah kepengurusan PKB Garut periode 2026–2031.
Semangat tersebut menjadi relevan dengan pelaksanaan Sekolah Kader Perubahan yang bertujuan membekali peserta agar memiliki pemahaman lebih baik tentang tanggung jawab politik dan kehidupan bermasyarakat.
“Melalui Sekolah Kader Perubahan, kita ingin membangun kesadaran bahwa kaderisasi bukan sekadar proses memahami organisasi, tetapi juga membentuk karakter, kepedulian, dan tanggung jawab. Kader harus mampu hadir di tengah masyarakat, mendengarkan persoalan yang dihadapi warga, serta memiliki kemauan untuk terus belajar dan memberikan manfaat.”
Pelaksanaan SKP di Kecamatan Bungbulang juga menjadi bagian dari pemerataan kegiatan pendidikan politik hingga wilayah selatan Kabupaten Garut.
Wilayah Dapil VI sendiri meliputi sepuluh kecamatan, yakni Bungbulang, Pameungpeuk, Cibalong, Cikelet, Mekarmukti, Pakenjeng, Pamulihan, Cisewu, Caringin, dan Talegong.
Dengan karakteristik wilayah yang beragam, pendidikan politik diharapkan mampu memperluas pemahaman peserta terhadap berbagai persoalan pembangunan, pelayanan publik, serta kebutuhan sosial dan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Kabupaten Garut, Cecep M. Ginanjar, menjadi salah satu unsur pimpinan yang hadir dalam kegiatan kaderisasi tersebut.
Selain meningkatkan pengetahuan politik, proses kaderisasi juga memiliki keterkaitan dengan penguatan kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan menjalankan kegiatan organisasi secara tertib dan terkoordinasi.
“Kaderisasi merupakan proses yang harus dijalankan secara berkelanjutan. Kita ingin setiap kader memiliki pemahaman yang baik terhadap nilai-nilai organisasi, mampu bekerja sama, disiplin, dan memiliki tanggung jawab. Yang terpenting, ilmu yang didapatkan dari kegiatan ini harus bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika berinteraksi langsung dengan masyarakat.”
Dalam pelaksanaan kegiatan, Idham Kholid dan Zezen A. Syakur sebagai instruktur memberikan pendampingan dalam proses pendidikan kader.
Kehadiran keduanya menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang terarah agar peserta dapat memahami materi kaderisasi dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam menyikapi berbagai persoalan.
Di sisi lain, kehadiran Asep Sake sebagai anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi PKB dari Dapil VI turut mempertemukan unsur legislatif dengan peserta pendidikan politik di wilayah daerah pemilihannya.
Keterlibatan anggota legislatif dalam forum pendidikan politik dapat menjadi kesempatan bagi peserta untuk memahami tugas dan fungsi DPRD, termasuk mekanisme penyerapan aspirasi, pembahasan kebijakan, serta pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan daerah.
Melalui rangkaian pembelajaran tersebut, peserta diharapkan memperoleh bekal untuk memahami kehidupan demokrasi, mengembangkan keterampilan kepemimpinan, dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan masyarakat.
Sekolah Kader Perubahan Dapil VI di Kecamatan Bungbulang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kaderisasi DPC PKB Kabupaten Garut yang dilaksanakan di berbagai daerah pemilihan.
Dengan kegiatan pendidikan politik yang berkelanjutan, proses kaderisasi diharapkan dapat membentuk individu yang memiliki wawasan kebangsaan, integritas, serta kemampuan memahami kebutuhan masyarakat.
Pelaksanaan SKP di Bungbulang sekaligus menjadi momentum untuk membangun komunikasi antarpengurus dan peserta dalam mengembangkan kegiatan organisasi yang lebih terarah serta meningkatkan pemahaman tentang tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat.







