GARUT – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Garut kembali melaksanakan program Sekolah Kader Perubahan (SKP) yang kali ini digelar di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan yang diperuntukkan bagi peserta dari Daerah Pemilihan (Dapil) V tersebut menjadi bagian dari agenda pendidikan politik untuk meningkatkan pemahaman kader mengenai demokrasi, kepemimpinan, serta tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPC PKB Kabupaten Garut, H. Subhan Fahmi, S.I.P., didampingi Bendahara Luqi Sa’adilah Farindani, S.E., serta jajaran pengurus DPC PKB Kabupaten Garut lainnya.
Subhan Fahmi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut merupakan anggota legislatif dari Dapil V, meliputi Kecamatan Cisurupan, Sukaresmi, Cikajang, Banjarwangi, Singajaya, Cihurip, Peundeuy, dan Cisompet.
Sementara itu, pelaksanaan Sekolah Kader Perubahan menghadirkan dua instruktur, yakni Idham Kholid dan Zezen A. Syakur, yang memberikan pembekalan serta pendalaman materi pendidikan politik kepada para peserta.
Kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi kader untuk memahami bahwa aktivitas politik tidak hanya berkaitan dengan kepentingan organisasi, tetapi juga memiliki hubungan erat dengan kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat.
Ketua DPC PKB Kabupaten Garut, Subhan Fahmi, sebelumnya telah menegaskan bahwa keberadaan organisasi politik harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Aspirasi masyarakat harus menjadi prioritas utama yang diperjuangkan bersama seluruh kader partai,” ujar Subhan dalam pernyataannya pada Juni 2026.
Pandangan tersebut menjadi relevan dengan pelaksanaan Sekolah Kader Perubahan di Cisurupan, terutama dalam membangun kesadaran peserta mengenai pentingnya memahami kebutuhan masyarakat serta menjalankan tanggung jawab politik secara terbuka dan berkelanjutan.
Pendidikan politik juga diharapkan mampu membentuk kader yang memiliki kemampuan berkomunikasi, berpikir kritis, serta memahami proses penyampaian aspirasi melalui mekanisme demokrasi.
Sebagai wilayah yang memiliki potensi di sektor pertanian, pariwisata, dan ekonomi masyarakat, Kecamatan Cisurupan juga menghadapi berbagai kebutuhan pembangunan yang penting dipahami dalam proses pendidikan politik.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan memiliki wawasan yang lebih luas dalam memahami persoalan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Bendahara DPC PKB Kabupaten Garut, Luqi Sa’adilah Farindani, turut menjadi bagian dari unsur pimpinan organisasi dalam agenda pendidikan politik tersebut.
“Melalui Sekolah Kader Perubahan, kita ingin membangun kader yang tidak hanya memiliki pemahaman politik, tetapi juga mempunyai kepedulian terhadap masyarakat. Pendidikan kader harus mampu melahirkan pribadi-pribadi yang berintegritas, memiliki tanggung jawab, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.”
Penguatan kualitas kader menjadi salah satu aspek penting dalam membangun organisasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan masyarakat.
Pendidikan politik yang berkesinambungan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam menjalankan kegiatan organisasi, memahami nilai-nilai demokrasi, serta membangun komunikasi yang baik dengan berbagai kelompok masyarakat.
Dalam proses pembelajaran, Idham Kholid dan Zezen A. Syakur sebagai instruktur berperan mendampingi peserta untuk memperdalam pengetahuan mengenai organisasi, kepemimpinan, serta tanggung jawab sebagai kader.
Melalui pendampingan tersebut, kegiatan SKP diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan secara teoritis, tetapi juga menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan peserta dalam menghadapi berbagai dinamika sosial.
Kehadiran Subhan Fahmi sebagai Ketua DPC PKB sekaligus anggota DPRD dari Dapil V turut mempertemukan unsur kepemimpinan organisasi dan legislatif dengan peserta pendidikan politik di wilayah daerah pemilihannya.
Sebagai wakil rakyat, Subhan memiliki tanggung jawab menjalankan fungsi lembaga legislatif, termasuk pembentukan peraturan daerah, penganggaran, pengawasan, serta penyerapan aspirasi masyarakat.
Melalui forum pendidikan politik, peserta juga memiliki kesempatan untuk memahami hubungan antara organisasi politik, lembaga perwakilan rakyat, dan proses pembangunan daerah.
Dalam pernyataan terdahulu saat mengawali kepengurusan DPC PKB Garut periode 2026–2031, Subhan juga mengingatkan pentingnya kebersamaan dalam menjalankan amanah organisasi.
“Amanah ini tentu menjadi tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan kerja nyata, kebersamaan, dan semangat melayani masyarakat,” ungkapnya.
Pelaksanaan Sekolah Kader Perubahan Dapil V di Kecamatan Cisurupan menjadi bagian dari rangkaian pendidikan politik yang dilaksanakan DPC PKB Kabupaten Garut di berbagai wilayah.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu mengembangkan pengetahuan, meningkatkan kemampuan kepemimpinan, serta memahami pentingnya membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.
Sekolah Kader Perubahan di Cisurupan sekaligus menjadi momentum untuk memperluas kesempatan pendidikan politik dan mendorong para peserta agar terus meningkatkan kapasitas diri dalam menjalankan peran organisasi maupun kehidupan bermasyarakat.







