PKB Garut Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Ranting di Cisurupan, Siapkan Struktur Organisasi yang Solid

GARUT – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Garut melaksanakan dua agenda organisasi, yakni Sekolah Kader Perubahan (SKP) dan Musyawarah Ranting (Musran) Daerah Pemilihan (Dapil) V yang digelar di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Kamis (15/10/2026).

Kedua kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi DPC PKB Kabupaten Garut periode 2026–2031, dengan menggabungkan pendidikan politik dan penataan kepengurusan tingkat desa sebagai langkah memperkuat keberlangsungan organisasi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPC PKB Kabupaten Garut, H. Subhan Fahmi, S.I.P., didampingi Bendahara Luqi Sa’adilah Farindani, S.E., serta jajaran pengurus DPC PKB Kabupaten Garut lainnya.

Subhan Fahmi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut merupakan anggota legislatif dari Dapil V, yang meliputi Kecamatan Cisurupan, Sukaresmi, Cikajang, Banjarwangi, Singajaya, Cihurip, Peundeuy, dan Cisompet.

Sementara itu, pelaksanaan Sekolah Kader Perubahan menghadirkan dua instruktur, yakni Idham Kholid dan Zezen A. Syakur, yang bertugas memberikan pembekalan dan pendalaman materi pendidikan politik kepada para peserta.

Pelaksanaan SKP dan Musran secara beriringan menjadi bagian dari upaya DPC PKB Garut dalam menyeimbangkan peningkatan kualitas sumber daya kader dengan penguatan struktur organisasi di tingkat ranting.

Melalui Sekolah Kader Perubahan, peserta memperoleh ruang pembelajaran untuk meningkatkan wawasan kebangsaan, pemahaman demokrasi, kepemimpinan, serta tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara melalui Musyawarah Ranting, pengurus memiliki kesempatan untuk melakukan konsolidasi, menata kepengurusan tingkat desa, memperkuat koordinasi, serta membangun tata kelola organisasi yang lebih tertib dan berkelanjutan.

Ketua DPC PKB Kabupaten Garut, Subhan Fahmi, sebelumnya telah menegaskan bahwa kepengurusan partai harus mampu memberikan kontribusi yang nyata bagi masyarakat.

“Aspirasi masyarakat harus menjadi prioritas utama yang diperjuangkan bersama seluruh kader partai,” ujar Subhan dalam pernyataannya pada Juni 2026 mengenai arah kepengurusan DPC PKB Garut.

Pandangan tersebut menjadi relevan dengan pelaksanaan SKP dan Musran di Cisurupan. Penguatan organisasi tidak hanya berkaitan dengan keberadaan struktur kepengurusan, tetapi juga kemampuan kader dalam memahami berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Bagi DPC PKB Garut, ranting memiliki peran penting sebagai bagian dari struktur organisasi yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat di tingkat desa. Karena itu, pembenahan kepengurusan perlu diimbangi dengan peningkatan kapasitas dan pemahaman para kader.

Dalam kegiatan pendidikan politik, Idham Kholid dan Zezen A. Syakur sebagai instruktur berperan memberikan pendampingan kepada peserta agar mampu memahami nilai-nilai organisasi, meningkatkan keterampilan komunikasi, serta mengembangkan sikap kritis dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.

Kegiatan kaderisasi juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya integritas, kedisiplinan, serta kemampuan bekerja sama dalam menjalankan tanggung jawab organisasi.

Di sisi lain, Bendahara DPC PKB Kabupaten Garut, Luqi Sa’adilah Farindani, turut menjadi bagian dari jajaran pimpinan yang mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

Penguatan kaderisasi dan penataan kepengurusan ranting menjadi dua aspek yang saling berkaitan dalam membangun organisasi yang mampu menjalankan kegiatan secara berkesinambungan.

Melalui Musran, kepengurusan tingkat desa diharapkan memiliki pembagian tugas yang lebih jelas, administrasi yang tertib, serta komunikasi yang efektif dengan jajaran pengurus tingkat kecamatan maupun kabupaten.

Sementara melalui SKP, para kader diharapkan dapat mengembangkan pemahaman politik dan keterampilan kepemimpinan sebagai bekal dalam menjalankan peran organisasi.

Kehadiran Subhan Fahmi sebagai Ketua DPC PKB sekaligus anggota legislatif dari Dapil V turut menjadi bagian dari keterlibatan unsur kepemimpinan partai dan DPRD dalam rangkaian kegiatan di wilayah daerah pemilihannya.

Sebagai anggota DPRD Kabupaten Garut, Subhan juga memiliki tanggung jawab menjalankan fungsi pembentukan peraturan daerah, penganggaran, dan pengawasan, termasuk dalam memperhatikan berbagai aspirasi masyarakat melalui mekanisme kelembagaan.

Pelaksanaan dua agenda organisasi di Kecamatan Cisurupan tersebut menjadi bagian dari upaya DPC PKB Kabupaten Garut dalam memperkuat koordinasi antara pengurus tingkat cabang, kecamatan, dan desa.

Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk membangun kesepahaman mengenai pentingnya pendidikan politik yang berkelanjutan serta penataan organisasi yang dilaksanakan secara tertib dan bertanggung jawab.

Melalui penyelenggaraan Sekolah Kader Perubahan dan Musyawarah Ranting Dapil V, DPC PKB Kabupaten Garut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kader sekaligus memperkuat struktur kepengurusan di tingkat desa.

Kedua agenda tersebut menjadi bagian dari proses konsolidasi organisasi yang diarahkan untuk membangun kepengurusan yang lebih terkoordinasi, meningkatkan kualitas sumber daya kader, serta menjaga komunikasi yang berkelanjutan dengan masyarakat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *