GARUT – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Garut terus melaksanakan program pendidikan politik melalui Sekolah Kader Perubahan (SKP). Kali ini, kegiatan digelar untuk Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang berlangsung di Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kaderisasi DPC PKB Kabupaten Garut periode 2026–2031 yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas kader, memperluas wawasan kebangsaan, serta membangun pemahaman mengenai kepemimpinan dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPC PKB Kabupaten Garut, H. Subhan Fahmi, S.I.P., didampingi Sekretaris Cecep M. Ginanjar, Bendahara Luqi Sa’adilah Farindani, S.E., serta jajaran pengurus DPC PKB Kabupaten Garut lainnya.
Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKB dari Daerah Pemilihan Jawa Barat XIV, H. Aceng Malki, yang akrab disapa Ceng Malki. Kehadirannya menjadi bagian dari keterlibatan unsur legislatif dalam kegiatan pendidikan politik yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Garut.
Sekolah Kader Perubahan Dapil IV tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi peserta untuk memahami nilai-nilai organisasi, meningkatkan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan, serta membangun kesadaran mengenai pentingnya keterlibatan masyarakat dalam kehidupan demokrasi.
Ketua DPC PKB Kabupaten Garut, Subhan Fahmi, sebelumnya telah menegaskan bahwa penguatan organisasi harus diiringi dengan tanggung jawab untuk memahami dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat.
“Aspirasi masyarakat harus menjadi prioritas utama yang diperjuangkan bersama seluruh kader partai,” ujar Subhan dalam pernyataan terdahulu pada Juni 2026.
Pandangan tersebut sejalan dengan tujuan pelaksanaan Sekolah Kader Perubahan yang tidak hanya memberikan pengetahuan tentang organisasi politik, tetapi juga mendorong peserta untuk memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial di lingkungan masing-masing.
Melalui pendidikan kader yang berkelanjutan, DPC PKB Garut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami dinamika masyarakat sekaligus membangun karakter kepemimpinan yang bertanggung jawab.
Sekretaris DPC PKB Kabupaten Garut, Cecep M. Ginanjar, turut menjadi bagian dari jajaran pimpinan yang mendampingi kegiatan pendidikan kader tersebut.
Dalam konteks penguatan organisasi, pendidikan politik memiliki peran penting untuk membangun kedisiplinan, meningkatkan kemampuan bekerja sama, serta memberikan pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab dalam kepengurusan.
“Sekolah Kader Perubahan merupakan bagian dari proses pembentukan kualitas sumber daya manusia dalam organisasi. Kita ingin setiap kader tidak hanya memahami nilai-nilai perjuangan partai, tetapi juga memiliki kedisiplinan, kemampuan kepemimpinan, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah organisasi maupun kehidupan bermasyarakat.”
Sementara itu, kehadiran Ceng Malki sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat turut memberikan dimensi pembelajaran mengenai hubungan antara organisasi politik, lembaga legislatif, dan proses penyelenggaraan pemerintahan.
Sebagai anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat yang membidangi kesejahteraan rakyat, Ceng Malki memiliki ruang lingkup tugas yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan sejumlah bidang pelayanan masyarakat lainnya.
Keterlibatan unsur legislatif dalam pendidikan politik diharapkan dapat memperluas pemahaman peserta mengenai mekanisme penyusunan kebijakan publik serta pentingnya penyerapan aspirasi masyarakat.
“Perkembangan zaman menuntut setiap kader untuk terus meningkatkan kapasitas diri. Politik harus dipahami secara luas, bukan hanya tentang kekuasaan, tetapi juga tentang tanggung jawab, pelayanan, dan kemampuan menghadirkan gagasan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.”
Pelaksanaan Sekolah Kader Perubahan Dapil IV di Kecamatan Bayongbong juga menjadi bagian dari upaya memperluas pelaksanaan pendidikan politik di berbagai wilayah Kabupaten Garut.
Dapil IV Kabupaten Garut meliputi lima kecamatan, yakni Bayongbong, Samarang, Pasirwangi, Cigedug, dan Cilawu.
Wilayah tersebut memiliki potensi dan tantangan pembangunan yang beragam, mulai dari sektor pertanian, pendidikan, pelayanan publik, hingga pengembangan ekonomi masyarakat.
Melalui kegiatan kaderisasi, peserta diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap berbagai kebutuhan pembangunan daerah, sekaligus mampu mengembangkan sikap kritis, terbuka, dan bertanggung jawab dalam menyikapi persoalan masyarakat.
Pelaksanaan SKP juga menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi antarpeserta dan jajaran pengurus DPC PKB Kabupaten Garut, sehingga proses pendidikan politik dapat berjalan secara berkelanjutan.
Dengan terselenggaranya Sekolah Kader Perubahan Dapil IV di Bayongbong, DPC PKB Kabupaten Garut berharap program kaderisasi dapat terus memberikan ruang bagi peningkatan pengetahuan, pengembangan kepemimpinan, dan pembentukan karakter kader yang berintegritas.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda pendidikan politik yang menempatkan kualitas sumber daya kader sebagai salah satu unsur penting dalam pengembangan organisasi serta peningkatan tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.







