Hari Raya Idul Adha menjadi momentum penting bagi Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Garut untuk kembali merapatkan barisan dan menebar manfaat langsung kepada masyarakat. Tahun ini, wujud kepedulian tersebut disalurkan melalui penyembelihan 2 ekor sapi dan 3 ekor domba kurban.
Hewan kurban tersebut merupakan hasil kolaborasi dan gotong royong dari Anggota DPR RI, jajaran Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Garut, serta Pengurus DPC PKB Garut. Daging kurban ini didistribusikan secara merata kepada warga yang berhak di berbagai titik.
Ketua DPC PKB Kabupaten Garut, Unjang Asari, menyampaikan bahwa ibadah kurban di lingkungan PKB bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud nyata dari garis perjuangan partai yang selalu berpihak pada masyarakat bawah.
“Kurban ini bukan sekadar membagi daging, tapi membagikan kepedulian. Ini adalah gerak riil PKB Garut. Kami terus menebar kebaikan dengan satu prinsip teguh: perjuangan kami akan selalu berada di garda terdepan untuk membela kaum yang lemah,” tegas Unjang Asari di sela-sela pemotongan hewan kurban.
Kolaborasi Melayani, Bukan Sekadar Janji
Lebih lanjut, Unjang Asari menjelaskan bahwa tema yang diusung PKB Garut pada Idul Adha kali ini adalah “Menebar Kebaikan dengan Tetap Memperjuangkan Kamu-Kamu yang Lemah”. Tema ini merupakan refleksi dari komitmen tiada henti seluruh kader PKB, baik yang berada di struktur partai maupun di parlemen.
Sinergi antara legislator pusat, daerah, dan pengurus cabang dalam pelaksanaan kurban ini membuktikan bahwa mesin partai PKB berjalan beriringan dengan denyut nadi masyarakat.
“Ini adalah bukti Gerak Riil PKB. Kami tidak ingin hanya hadir saat pemilu, tetapi kami memastikan PKB hadir saat rakyat merayakan hari besarnya, dan hadir saat rakyat membutuhkan bantuan,” tambah Unjang.
Melalui momentum penyembelihan kurban ini, DPC PKB Garut kembali menegaskan komitmennya untuk terus memanusiakan manusia. Penyaluran daging kurban ini diharapkan dapat membawa kebahagiaan di meja makan warga, sekaligus menjadi pengingat bahwa di gedung parlemen maupun di kantor partai, ada kader-kader PKB yang senantiasa mengawal dan memperjuangkan nasib mereka yang lemah.







