GARUT, pkbgarut.id — Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Garut terpilih, H. Subhan Fahmi, menegaskan komitmennya untuk membawa PKB Garut menjadi pemenang pada Pemilu mendatang.
Hal tersebut disampaikan H. Subhan Fahmi usai resmi dipercaya memimpin DPC PKB Kabupaten Garut. Ia menyebut, salah satu target utama kepengurusan baru adalah meningkatkan perolehan kursi PKB di DPRD Kabupaten Garut.
Menurutnya, PKB Garut menargetkan mampu meraih 9 hingga 10 kursi pada Pemilu mendatang. Dengan capaian tersebut, PKB diharapkan dapat menjadi partai pemenang di Kabupaten Garut sekaligus berpeluang meraih posisi Ketua DPRD.
“Sesuai komitmen PKB, salah satu target dan program kerja kami pada tahun ini dan ke depan sampai Pemilu adalah menargetkan 9 hingga 10 kursi, menjadi pemenang di Kabupaten Garut, dan mudah-mudahan dengan capaian tersebut PKB dapat meraih posisi Ketua DPRD,” ujar H. Subhan Fahmi.
H. Subhan Fahmi menjelaskan, target tersebut bukan tanpa dasar. DPC PKB Garut telah mulai melakukan pemetaan politik, terutama terkait potensi perolehan suara di setiap daerah pemilihan.
Ia menyebut terdapat sejumlah dapil yang memiliki peluang untuk meningkatkan perolehan kursi PKB. Karena itu, pemetaan yang matang, penguatan struktur, serta penyiapan calon legislatif yang kredibel menjadi bagian penting dari strategi partai ke depan.
“Kami sudah melakukan pemetaan, baik dalam konteks daerah pemilihan maupun potensi suara. Ada beberapa dapil yang memang memiliki potensi bagi PKB untuk menambah kursi. Mudah-mudahan dengan pemetaan yang matang, serta calon-calon yang lebih kredibel dan mumpuni, PKB Garut bisa meraih suara terbanyak,” tambahnya.
Selain menyiapkan strategi elektoral, H. Subhan Fahmi juga menegaskan bahwa DPC PKB Garut akan segera menindaklanjuti keputusan DPP PKB terkait kepengurusan baru.
Setelah keputusan DPP PKB mengenai struktur Ketua, Sekretaris, dan Bendahara diterbitkan, DPC PKB Garut akan bergerak cepat menyusun kepengurusan lengkap, baik di jajaran Dewan Tanfidz maupun Dewan Syuro.
“Setelah SK keputusan DPP terkait Ketua, Sekretaris, dan Bendahara diterbitkan, kami diberi waktu untuk segera menyusun kepengurusan, baik jajaran Dewan Tanfidz maupun Dewan Syuro,” jelasnya.
H. Subhan Fahmi juga menyoroti pentingnya regenerasi dalam tubuh partai. Ia menegaskan bahwa PKB Garut berkomitmen memberikan ruang luas bagi generasi muda untuk terlibat dalam kepengurusan dan gerakan partai.
Komitmen tersebut, kata dia, telah terlihat dari pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang di 42 kecamatan. Mayoritas kepengurusan PAC PKB diisi oleh kalangan milenial dan anak-anak muda.
“Ini terbukti dengan telah dilaksanakannya Musyawarah Anak Cabang di 42 kecamatan. Mayoritas kepengurusan PAC diisi oleh kalangan milenial dan anak-anak muda, bahkan untuk Ketua Tanfidz dibatasi usia maksimal 35 tahun. Ini menjadi komitmen kami bahwa PKB ramah terhadap generasi muda dan diterima oleh kalangan milenial,” pungkasnya.
Dengan kepemimpinan baru ini, DPC PKB Kabupaten Garut akan memprioritaskan penguatan struktur, konsolidasi kader, pemetaan dapil, serta penyiapan calon legislatif yang memiliki kapasitas dan kedekatan dengan masyarakat.
H. Subhan Fahmi berharap seluruh kader PKB Garut dapat bergerak bersama, menjaga soliditas, dan memperkuat kerja-kerja politik yang berorientasi pada pelayanan kepada rakyat.
Kepengurusan baru DPC PKB Garut diharapkan menjadi awal penting untuk memperkuat posisi PKB sebagai kekuatan politik yang semakin solid, terbuka bagi generasi muda, dan siap menghadapi Pemilu mendatang dengan target kemenangan.







