Subhan Fahmi Dorong Pembaruan Organisasi PKB dari Tingkat Desa, Musran dan Kaderisasi Digelar di Limbangan

GARUT – Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Garut, H. Subhan Fahmi, S.I.P., terus mendorong pembaruan organisasi melalui penguatan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan kualitas sumber daya kader.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan dua agenda organisasi, yakni Musyawarah Ranting (Musran) dan Sekolah Kader Perubahan (SKP) Daerah Pemilihan (Dapil) II Zona II yang digelar di Kecamatan Balubur Limbangan, Kabupaten Garut, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi kepengurusan DPC PKB Kabupaten Garut periode 2026–2031, dengan menempatkan pembenahan struktur dan pendidikan politik sebagai dua agenda yang saling melengkapi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Syura DPC PKB Kabupaten Garut, KH. Agus M. Soleh, bersama Sekretaris Dewan Syura serta jajaran pengurus lainnya.

Sementara dari unsur Dewan Tanfidz, hadir Ketua DPC PKB Garut H. Subhan Fahmi, S.I.P., Sekretaris Cecep M. Ginanjar, beserta jajaran pengurus DPC PKB Kabupaten Garut lainnya.

Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi PKB dari Daerah Pemilihan II, H.R. Mochamad Romli, S.I.P., M.Si., yang mengikuti kegiatan bersama para pengurus dan peserta.

Dalam pelaksanaan Sekolah Kader Perubahan, Kang Momol hadir sebagai instruktur yang memandu proses pembelajaran dan pendalaman materi kaderisasi.

Subhan Fahmi Tempatkan Ranting sebagai Fondasi Pembaruan Organisasi

Pelaksanaan Musyawarah Ranting menjadi salah satu langkah dalam penataan kepengurusan partai di tingkat desa. Forum tersebut memiliki peran penting dalam memastikan struktur organisasi dapat berjalan secara tertib, terkoordinasi, dan berkelanjutan.

Bagi kepengurusan DPC PKB Garut, keberadaan pengurus ranting tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan administrasi organisasi, tetapi juga memiliki fungsi dalam menjaga komunikasi dengan masyarakat.

Subhan Fahmi sebelumnya telah menegaskan bahwa pembaruan kepengurusan ranting menjadi salah satu agenda organisasi pada masa kepemimpinannya.

“Ranting ini menjadi penting sebagai instrumen pengabdian PKB kepada masyarakat,” ujar Subhan

Pernyataan tersebut mencerminkan arah konsolidasi organisasi yang menempatkan pengurus tingkat desa sebagai bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan dan komunikasi dengan masyarakat.

Melalui Musran Dapil II Zona II, pengurus diharapkan dapat membangun kesepahaman mengenai tanggung jawab kepengurusan, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan efektivitas kegiatan organisasi di wilayah masing-masing.

Tidak Hanya Memperkuat Struktur, PKB Juga Siapkan Kualitas Kader

Di samping pelaksanaan Musran, DPC PKB Garut menyelenggarakan Sekolah Kader Perubahan sebagai ruang pendidikan politik untuk meningkatkan kapasitas kader.

Program tersebut diarahkan untuk memperluas pemahaman peserta mengenai demokrasi, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, serta tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Kehadiran Kang Momol sebagai instruktur menjadi bagian dari proses pembelajaran yang diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai nilai-nilai organisasi dan peran kader dalam kehidupan politik.

Pendidikan kader menjadi penting karena keberadaan struktur organisasi perlu diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya.

Melalui kaderisasi, peserta diharapkan memiliki kemampuan berkomunikasi, memahami persoalan sosial, serta mengembangkan sikap kritis dan bertanggung jawab dalam menghadapi dinamika masyarakat.

Aspirasi Masyarakat Jadi Perhatian Kepengurusan Subhan Fahmi

Dalam menjalankan kepengurusan DPC PKB Garut periode 2026–2031, Subhan Fahmi sebelumnya juga menyampaikan komitmen untuk menjadikan kebutuhan masyarakat sebagai perhatian organisasi.

Menurutnya, keberadaan organisasi politik tidak dapat dilepaskan dari tanggung jawab untuk membangun komunikasi dan memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui mekanisme yang tersedia.

“Ke depan, kami ingin PKB Garut semakin hadir di tengah masyarakat. Aspirasi masyarakat harus menjadi prioritas utama yang diperjuangkan bersama seluruh kader partai,” kata Subhan dalam pernyataannya pada Juni 2026.

Pandangan tersebut menjadi salah satu landasan yang relevan dengan pelaksanaan Musran dan SKP, khususnya dalam membangun kepengurusan yang memahami tanggung jawab organisasi sekaligus memiliki kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

Pembaruan struktur dan peningkatan kualitas kader diharapkan dapat berjalan beriringan agar kegiatan organisasi tidak hanya berfokus pada urusan internal, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan kebutuhan masyarakat.

Dewan Syura dan Anggota DPRD Turut Mengikuti Konsolidasi

Kehadiran Ketua Dewan Syura DPC PKB Garut, KH. Agus M. Soleh, bersama Sekretaris Dewan Syura turut menjadi bagian dari keterlibatan unsur pimpinan organisasi dalam pelaksanaan agenda di Limbangan.

Dewan Syura memiliki peran dalam memberikan pertimbangan serta menjaga nilai dan prinsip organisasi agar pelaksanaan kegiatan tetap berlandaskan etika dan tanggung jawab.

Sementara itu, kehadiran H.R. Mochamad Romli sebagai anggota DPRD Kabupaten Garut dari Dapil II menjadi bagian dari keterlibatan unsur legislatif dalam kegiatan organisasi di daerah pemilihannya.

Dapil II Kabupaten Garut meliputi Kecamatan Balubur Limbangan, Cibatu, Cibiuk, Kersamanah, Leuwigoong, Malangbong, dan Selaawi.

Kehadiran anggota legislatif dalam forum tersebut juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami tugas dan fungsi lembaga DPRD, termasuk mekanisme penyerapan aspirasi serta pembahasan kebijakan daerah.

Pembaruan Organisasi Diharapkan Berjalan Berkelanjutan

Pelaksanaan Musran dan Sekolah Kader Perubahan Dapil II Zona II di Limbangan menjadi bagian dari proses konsolidasi DPC PKB Garut yang menggabungkan penataan kepengurusan dengan pendidikan politik.

Musran diarahkan untuk memperkuat struktur dan tata kelola organisasi tingkat ranting, sementara SKP menjadi sarana pembelajaran bagi peserta untuk meningkatkan wawasan serta keterampilan berorganisasi.

Kedua agenda tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi antara pengurus tingkat cabang, kecamatan, dan desa sekaligus meningkatkan pemahaman kader terhadap tanggung jawab sosial dan politik.

Di bawah kepemimpinan Subhan Fahmi, pembaruan organisasi DPC PKB Garut periode 2026–2031 diarahkan agar penguatan struktur dan peningkatan kapasitas kader dapat berjalan secara berkelanjutan.

Melalui dua agenda di Kecamatan Limbangan tersebut, pengurus dan peserta diharapkan dapat mengembangkan organisasi yang lebih tertib, meningkatkan kualitas komunikasi, serta memperkuat peran kepengurusan di tingkat desa dalam memahami kebutuhan masyarakat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *